Lemah

Pukul 2 dini hari, terbangun lagi. Mimpinya masih sama. Tentang kamu kesekian kali.

Banyak cara sudah kulakukan, tapi belum ada yang berhasil.

Tuhan janjikan akan datang yang lebih baik.

Doa di dalam sujudku masih tentang kamu. Aku tak menyangka bisa seburuk ini jadinya.

Aku harus sibuk dan menyibukkan diri. Untuk bisa lupakan kamu yang setiap detiknya tak pernah lepas dari pikiranku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: