Masih Mencari Jalan Pulang

Kilometer 88 arah Bandung menuju Jakarta. 100 kilometer/jam saat itu, lajur pertama.

Aku berjanji datang menemuimu di sebuah tempat biasa kita bertemu.

Kuinjak gas ku lebih dalam, agar kamu tak terlalu lama menunggu. Karena esoknya kamu masih harus berangkat bekerja.

Cemas saat kulihat petunjuk arahku berwarna merah pertanda kemacetan.

Benar saja, macet.

Aku keluarkan sebatang rokok dan menghisap dalam – dalam untuk mengusir kebosanan.

Sudah pukul 7 malam, seharusnya aku sudah sampai Jakarta. Kamu pasti sudah menunggu.

Kita belum lama bertemu, tapi tentang rindu mana bisa kutahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: